KEJANGGALAN AJARAN TRINITAS

1. Jika Yesus Itu Tuhan, Mengapa Yesus Hanya Mengaku Utusan Tuhan, Tidak Pernah Mengaku Sebagai Tuhan ?

Dalam Bible Yohanes 17:3
“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah engkau utus”.

Catatan:
Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Allah yang benar, adalah Allah SWT, dan dia hanya seorang utusan Tuhan. Ayat ini yang jika dibahasa arabkan berarti Yesus mengajarkan dua kalimat syahadat (syahadatain), yaitu “Asyhadu anla ilaaha illallahu, wa asyhadu anna Isa rasulullah”. Syahadatain merupakan pintu awal menjadi seorang muslim. Syahadatain merupakan salah satu ajaran Yesus. Mengapa umat Kristen tidak mengenal dua kalimat syahadat ?
Pada ayat tersebut, sangat jelas sekali Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa satu-satunya Tuhan yang benar adalah Allah SWT dan ia hanya seorang utusan saja.
Pada ayat tersebut, juga sangat jelas sekali Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa Yesus bukanlah Allah SWT yang mengutus Yesus.
Dari Apa yang Yesus ucapkan pada Yohanes 17:3 tadi, secara akal sehat sebenarnya tidak pantas umat Kristen menjadikan Yesus sebagai Tuhan atau Allah itu sendiri yang mereka sembah. Tidak layak umat Kristen menjadikan Tuhan itu Trinitas dan mengatakan Yesus itu salah satu dari oknum Tuhan itu sendiri.
Tentunya bila Menggunakan Akal Sehat:
•    Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus diutus oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan.

2. Jika Yesus Itu Tuhan, Siapakah Yang Mengutus Yesus ?

Dalam Bible Yohanes 5:30 disebutkan:
“aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku”.

Dalam Bible Lukas 10:16 disebutkan:
“Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barang siapa menolak kamu, ia menolak Aku, dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku.”

Dalam Bible Markus 9:37 disebutkan:
“Siapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku. Dan barangsiapa menyambut Aku, bukan Aku yang disambutnya, tetapi Dia yang mengutus Aku.”

Dalam Bible Matius 10:40 disebutkan:
“Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barang siapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku “.

Catatan:
Keempat injil semuanya menulis pengakuan Yesus bahwa dia itu hanya seorang utusan Tuhan atau Rasul Tuhan.  Bahkan masih banyak ayat-ayat lain di dalam Alkitab itu sendiri, dimana Yesus mengaku bahwa dia hanya sebagai seorang utusan Tuhan. Yesus mengaku dengan jujur dan polos, bahwa dia hanyalah seorang utusan Tuhan, rasul Tuhan.

Umat Kristen tidak menjadikan Yesus sebagai utusan Tuhan atau rasul Tuhan sebagaimana pengakuan Yesus yang tertulis dalam Alkitab. Malah menjadikan Yesus sebagai Tuhan yang disembah. Ini membuktikan bahwa umat kristen yang tidak mematuhi ajaran Yesus bahkan bisa dibilang bukanlah pengikut Yesus yang setia.

Perhatikan pengakuan Yesus sendiri, bahwa dia hanya seorang utusan Tuhan.
Bukti lain bahwa Yesus benar-benar hanya seorang utusan Tuhan, baiklah kami kutip kembali dan kami komentari masih pada ayat tersebut tadi, untuk membuktikan pengakuan Yesus sendiri bahwa dia bukanlah Tuhan dan juga bukan Allah, tetapi benar-benar hanya seorang utusan Tuhan saja.

Dalam Bible Yohanes  50:30 disebutkan:
“Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak  Dia yang mengutus Aku”.

Catatan:
Tuhan yang patut disembah itu harus bersifat Maha Kuasa. Dia bisa berbuat menurut kehendak-Nya sendiri. Jika Yesus itu Tuhan, sangat tidak masuk di akal sehat, Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa dari diri-Nya sendiri.
Yesus mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri dan tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, karena dia hanya seorang utusan Tuhan, bukan Tuhan!!
Tentunya bila Menggunakan Akal Sehat:
•    Setiap yang diutus Tuhan, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus diutus oleh Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya utusan Tuhan.
•    Setiap yang tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus tidak bisa berbuat apa-apa atas dirinya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan.
•    Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan.

3. Jika Yesus Itu Tuhan, Siapakah Dia Yang Disembah Oleh Yesus ?

Dalam Bible Matius 4:10 disebutkan
“Maka berkatalah Yesus kepadanya: ”Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau  harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Penjelasan: Marilah kita ikuti dahulu perjalanan Yesus dalam Matius 4:1-10 sebelum dia menjadi Utusan Tuhan ataukah Tuhan ataukah Rasul ataukah Nabi ?????,
(1). Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
(2). Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
(3). Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya: “Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti.”
(4). Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”
(5). Kemudian Iblis membawa-Nya ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah,
(6). Lalu berkata kepada-Nya : ”Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis : Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan Malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menenteng Engkau di atas tangan-Nya, supaya kaki-Mu jangan terantuk kepada batu.”
(7). Yesus berkata kepada-Nya: “Ada pula tertulis Janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu!”
(8). Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
(9). Dan berkata kepada-Nya: “Semua itu akan kuberikan kepada –Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.”
(10) Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis : Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Dari skenario jalannya cerita tersebut, dapatlah kita simpulkan bahwa terhadap iblis saja Yesus mengajarkan Tauhid. Artinya menyembah itu hanya kepada Allah saja.
Ini membuktikan bahwa iblis saja tahu dan mengerti bahwa Yesus itu bukan Tuhan!!
Jika Yesus itu tuhan, tentunya dia akan berkata: Enyahlah iblis, sebab ada tertulis “Hanya kepadaku saja engkau menyembah”.
Dari ayat Matius 4:10 tadi, Tidak disangsikan lagi bahwa Yesus bukan Tuhan yang harus disembah oleh manusia. Bahkan, Yesus menyuruh menyembah kepada Dia, Tuhan Yang Maha Esa. Ini sangat jelas membuktikan bahwa umat kristen bukan pengikut Yesus yang setia dan bukan penerus risalah Yesus.
Dalam ayat lain, Yesus memberikan kesaksian langsung dari mulutnya sendiri ketika bersoal jawab dengan orang saduki, bahwa Tuhan itu Allah kita dan Tuhan itu Esa!! Esa berarti satu.
Perhatikan  ucapan Yesus pada ayat di bawah ini:

Markus 12:28-32
(28). Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya:”Hukum manakah yang paling utama?’
(29). Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
(30). Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu.
(31). Dan hukum yang kedua ialah:Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”
(32). Lalu kata ahli Taurat itu kepada Yesus: “Tepat sekali, Guru, benar kata-Mu itu, bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.

Alkitab bahasa Inggris juga menguatkan bahwa Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu esa!!
Semua ayat-ayat Alkitab dalam berbagai bahasa juga menunjukkan bahwa Yesus sendiri memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, bukan Trinitas (Tuhan Bapa, Ruhul Kudus, dan Yesus Kristus). Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Esa, sebab pada jaman beliau masih hidup, tidak pernah beliau mengajarkan paham Trinitas (Tuhan Bapa, Ruhul Kudus, dan Yesus Kristus) dan tidak pernah beliau menyuruh manusia menyembah kepada beliau.

Pada dasarnya ada cukup banyak firman-firman Allah dalam Alkitab yang mengatakan Tuhan itu Esa, seperti ayat berikut ini:

Ulangan 6:4  ”Dengarlah, hai orang Israil: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu Esa dan tidak ada Tuhan selain Allah (jika diterjemahkan ke bahasa arab berarti Laa illaaha  Ilallaahu).
Tentunya bila Menggunakan Akal Sehat:
•    Setiap yang menyembah kepada Tuhan, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus menyembah kepada Tuhan, berarti Yesus bukan Tuhan, tetapi hanya ciptaan Tuhan.

4.   Jika Yesus itu Tuhan, Kepada Siapakah Yesus berdoa Dan Bersyukur?

”Maka mereka mengangkat batu itu. Lalu Yesus menengadah ke atas dan berkata : ”Bapa, Aku mengucap syukur kepada-Mu, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:41-42).
Ayat tersebut adalah doa Yesus kepada Allah yang memohon agar orang bernama Lazarus yang telah empat hari mati supaya dihidupkan kembali dari kuburnya. Permohonan Yesus dikabulkan oleh Allah, maka keluarlah Lazarus dari kuburnya. Allah mengabulkan permohonan doa Yesus, untuk membuktikan kepada mereka bahwa dia benar-benar utusan Tuhan. Jika Yesus itu Tuhan, tentu dia tidak perlu berdoa lagi kepada Tuhan. Jika masih ada Tuhan lain yang dia sembah, berarti Tuhan itu lebih dari satu. Tuhan yang mana lagi yang disembah oleh Yesus, jika ia sendiri adalah Tuhan ???
”Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal menjawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada mereka itu, datang kepada-Nya dan bertanya: ”Hukum apakah yang paling utama?” Jawab Yesus : ”Hukum yang terutama ialah : Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.” (Markus 12:28-29).
Di hadapan orang Saduki dan para ahli Taurat, Yesus telah memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu adalah Allah kita yang Esa, Yesus tidak pernah mengatakan bahwa Tuhan itu adalah diri dia sendiri. Dan Yesus tidak sekalipun mengatakan bahwa Tuhan itu punya oknum (Trinitas) tetapi Yesus katakan bahwa Tuhan itu Esa. Esa berarti satu, bukan dua atau tiga Tuhan.
“Pada waktu itu berkatalah Yesus: “Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.” (Matius 11:25).
Yesus sendiri mengaku dengan jujur dan polos bahwa dia juga mengucapkan syukur kepada Allah, yaitu Tuhan langit dan Bumi.
Tentunya bila Menggunakan Akal Sehat:
•    Setiap yang berdoa menengadah ke langit, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus berdoa menengadah ke langit, berarti Yesus bukan Tuhan.
•    Setiap yang mengucapkan syukur kepada Tuhan, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus mengucapkan syukur kepada Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan.
•    Setiap yang diutus oleh Tuhan, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus diutus oleh Tuhannya, berarti Yesus bukan Tuhan.
•    Setiap yang memberi kesaksian bahwa Tuhan itu adalah Allah yang Esa, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus memberikan kesaksian bahwa Tuhan itu adalah Allah yang Esa, berarti Yesus bukan Tuhan. Sebab jika dia itu juga adalah Tuhan, berarti Tuhan itu bukan Esa.

5. Jika Yesus Itu Tuhan, Kepada Siapakah Yesus Bersujud dan Berdoa ?

“Yesus maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya : “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini berlalu daripada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Ku kehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39).
Yesus bersujud dan berdoa kepada Allah dan memohon agar kehendak Allahnya yang terjadi, bukan menurut kehendaknya sendiri. Ini membuktikan bahwa Yesus itu bukan Tuhan, bukan Allah, tapi hanya sebagai manusia biasa. Tidak mungkin Tuhan harus sujud menyembah kepada Tuhan. Tuhan yang mana lagi yang disujudi oleh Yesus jika dia sendiri adalah Tuhan ???
Tentunya bila Menggunakan Akal Sehat:
•    Setiap yang sujud kepada Allah, pasti bukan Allah.
•    Yesus sujud kepada Allah, berarti Yesus bukan Allah.
•    Setiap yang berdoa kepada Allah, berarti Yesus bukan Allah.
•    Yesus berdoa kepada Allah, berarti Yesus bukan Allah.
•    Setiap yang tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, pasti bukan Tuhan.
•    Yesus tidak bisa menuruti kehendaknya sendiri, berarti Yesus bukan Tuhan.

Tuhan yang patut disembah oleh manusia itu selayaknya diyakini bersifat dengan segala sifat kesempurnaan dan Maha Suci dari Segala sifat kekurangan. Tidak mungkin Tuhan mempunyai sifat-sifat yang tidak layak dan mencemarkan derajat ketuhanan-Nya. Walaupun sifat Tuhan itu tidak terhingga, tetapi secara terperinci yang wajib diyakini ada 13 sifat yang wajib dan 13 sifat mustahil bagi-Nya, yaitu :
1)    Tuhan itu Ada, mustahil Tuhan itu tidak ada.
2)    Tuhan itu dahulu (tidak ada permulaan), mustahil Tuhan itu baru.
3)    Tuhan itu kekal, mustahil Tuhan itu lenyap.
4)    Tuhan itu berbeda dengan ciptaan-Nya, mustahil Tuhan itu sama dengan ciptaan-Nya.
5)    Tuhan itu berdiri sendiri, mustahil Tuhan itu butuh kepada yang lain.
6)    Tuhan itu Esa, mustahil Tuhan itu bersekutu.
7)    Tuhan itu kuasa, mustahil Tuhan itu lemah.
8)    Tuhan itu berkehendak, mustahil Tuhan itu terpaksa.
9)    Tuhan itu mengetahui, mustahil Tuhan itu bodoh.
10)    Tuhan itu hidup, mustahil Tuhan itu mati.
11)    Tuhan itu mendengar, mustahil Tuhan itu tuli.
12)    Tuhan itu melihat, mustahil Tuhan itu buta.
13)    Tuhan itu berfirman, mustahil Tuhan itu bisu.

Masih mau menyembah manusia (Yesus) yang juga menyembah kepada yang lain ???
Masih mau berdoa dan meminta kepada manusia (Yesus) yang tidak dapat berbuat apa-apa dari dirinya sendiri ???
Masih mau menyembah manusia (Yesus) yang juga masih berdoa dan mengucapkan syukur kepada yang lain ???

This entry was posted in Edisi Bahasa Indonesia. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s